Breaking News
DPRD Kota Padang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Bahas Perubahan Propemperda dan KUA-PPAS 2026 | Pendaftaran Secara Online, Disdik Kota Pekanbaru Ingatkan Orang Tua Tidak Percaya Calo | Talam Durian Sukses! Wali Kota Pekanbaru Berencana Buat Iven Pisang Goreng Kipas Terbesar di Dunia | Titiek Soehart Komisi IV DPR RI Kunker Ke Nusakambangan | Sinergi Budaya dan Ekonomi, Bupati Siak Buka Lomba Senam Zapin Kreasi di CFD Tualang | HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Dharmasraya Gandeng UMKM dalam Event Trail Adventure |

Pemkab Muara Enim Tetapkan Desa Karang Raja Lokasi Pembangunan Rumah Potong Ruminansia Besar 
Kamis 09 April 2026, 20:23 WIB

SiagaOnline.com, Muara Enim - Pemerintah Kabupaten Muara Enim resmi menetapkan Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, sebagai lokasi pembangunan Rumah Potong Hewan Ruminansia Besar (RPHR-B) skala kecil.

Keputusan ini diambil berdasarkan analisa dan pertimbangan matang oleh tim survei Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) bersama dinas terkait lainnya. Penetapan lokasi tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Rusdi Hairullah, M.Si.,di Ruang Rapat Pangripta Sriwijaya Bappeda Muara Enim, Rabu (08/04/2026). 

Asisten Perekobang mengatakan bahwa pemilihan Desa Karang Raja didasarkan pada sejumlah kriteria khusus, seperti aksesibilitas yang memadai, ketersediaan lahan sesuai kebutuhan, serta dukungan lingkungan sekitar yang kondusif bagi operasional rumah potong. Lokasi ini juga dinilai strategis untuk menjangkau masyarakat dan pelaku usaha peternakan di wilayah Muara Enim, sehingga diharapkan mampu memperkuat rantai pasok daging ruminansia secara lebih efisien. Melalui RPHR-B ini, juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan skema dan regulasi yang nantinya akan dikaji lebih lanjut.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas TPHP, Budi jhonson Hutapea, SP, M.SI., menambahkan, dengan pembangunan RPHR-B ini, Pemkab Muara Enim menargetkan peningkatan kualitas pelayanan pemotongan hewan, menjamin higienitas produk daging, serta mendukung pengembangan sektor peternakan lokal. 

Dijelaskan bahwa fasilitas ini diharapkan dapat menghasilkan produk daging yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH), sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya para peternak, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top